Mungkin judul tulisan yang ku buat ni amat bertolak belakang dengan tulisan2 kebanyakan, yang rata2 tulisan2 itu berisi tentang saran2, langkah2, slogan2, dan seruan2 untuk menghentikan global warming(GW). “stop GW!”, mungkin itulah kata2 yg paling sering kita dengar. Yah, menurut hemat ku sih, tu slogan salah. Kenapa?
Menurut hemat ku (yg ku kutip dr sebuah sumber), GW itu udah gak bisa dihentikan lagi. Yang kita bisa lakukan hanya menguranginya dan tak ikut ambil bagian(dalam arti gak ikut nyumbang gas rumah kaca). Pengurangan yang bisa kita lakukan itupun gak bakalan terlalu berarti. Sekali lagi, kenapa??
KLu diistilahin dgn idiom, kita semua ini sudah berada dalam lingkaran setan. Lingkaran yang terdiri pabrik2, konsumsi, kebutuhan rohani, emisi gas karbon, GW, dan yg terpenting adalah manusia. Secara sederhana, lingkaran setan itu dapat dijelaskan sebagai berikut :
Berawal dari manusia. Kita tahu manusia itu begitu serakah, tak pernah puas, dan mau enaknya saja, tanpa memikirkan dampaknya. Sifat manusia inilah yg menyebabkan berdirinya pabrik2 dan mal2. Dan juga menyebabkan lahirnya berbagai macam teknologi yang membutuhkan energi yang cukup besar. As we know, pabrik2, mal2, dan teknologi2 inilah yang merupakan penyumbang terbesar gas rumah kaca yang menyebabkan global warming. Pabrik2 kosmetik, pakaian, industri makanan, kertas, dll didirikan demi memenuhi kebutuhan manusia, padahal milyaran ton karbon yang disumbang oleh pabrik2 ini. Mal2 didirikan untuk memenuhi kesenangan manusia semata, padahal begitu besar energi yang dibutuhkan sebuah mal dan juga begitu besar pula gas CFC yg dihasilkannya. Milyaran kendaraan digunakan untuk transportasi, padahal begitu besarnya jumlah emisi gas karbon yg dihasikan knalpot kendaraan. Begitu banyaknya komputer, tv, ac, kulkas, dan buah teknologi lainnya yang diciptakan demi memenuhi kesenangan manusia semata, padahal semuanya itu membutuhkan energi yang sgt besar. Ironisnya, kini semuanya itu menjadi kebutuhan primer bagi kita. Menjadi sesuatu yg tak bisa lepas dari hidup kita.
Nah, jika kita ingin meng”stop”kan GW secara sungguh2 dan dgn sebenarnya, maka otomatis pabrik2, mal2, dan berbagai teknologi, termasuk kendaraan, harus ditutup dan ditiadakan. Karena mereka itulah penyebab langsung GW. Tapi masalahnya, bisa gak kita tanpa tu semua guys? Salah satu saja kita ambil, kendaraan contohnya. Bisa gak kita hidup tanpa kendaraan di zaman sekarang ini?Aq kira itu hal yg amat sulit.
Yap, jgn kan utk meniadakan itu semua, utk menguraninya saja masih ada yg menolaknya. Adalah AS yg menolak untuk meratifikasi protokol kyoto. Sebuah protokol yg isinya adalah perjanjian untuk mengurangi emisi karbon yg dihasilkan oleh pabrik2 industri. Sbgmn kita ketahui, AS adalah penyumbang gas rumah kaca terbesar di dunia. Alasannya sih jelas, AS gak mau rugi karena adanya pengurangan pada sektor industrinya. Gimana mo “STOP” GW kLu ngurangin aja gak mau?
Itulah lingkaran setan yg kumaksud di atas.
Jadi kesimpulannya yah itu tadi, GW gak bisa di”STOP”kan. GW akan terus berlangsung dan berbuntut pada hancurnya bumi kita ini.
Point penting dari tulisan ini terdapat disini. Meskipun GW itu gak bisa di”STOP”kan dan meskipun bumi akan hancur. Tapi kita gak boleh pesimis karena itu. Tidaklah wajar seorang manusia bersikap pesimis atas sesuatu, apalagi ia muslim yg baik. Nah, ini nih langkah yg menurut hemat ku perlu kita ambil walaupun GW gak bisa di”STOP”kan.
1. Kurangi GW dan tunda kehancuran
meskipun kita gak bisa ngehentiin GW, tapi kita bisa menguranginya. Untuk apa toh dikurangi? Ya supaya kehancuran bumi ini datang sedikit terlambat. Tentunya kita semua mau anak2 dan cucu2 bisa merasakan keindahan bumi ini, bisa merasakan kedamaian di bumi ini. Caranya yah dgn gak ikut nyumbang gas rumah kaca ke alam. Mengenai langkah2nya baca artikelku “18 Langkah Kurangi Global Warming”.
2. Jangan merusak alam
Meskipun pada akhirna alam ini akan hancur, kita harus menyayangi dan memelihara alam ini, jgn sampai kita ikut bagian dalam penghancurannya. Sebagai seorang manusia, sebagai seorang muslim, dan sebagai seorang hamba, kita wajib memelihara alam yg telah diperuntukan utk kita ini. Baik itu memelihara tumbuhan, hewan, juga sumber daya yg ada padanya.
3. Kuatkan iman&tingkatkan ibadah
GW akan terus berjalan, dan kehancuran bumi ini sudah pst akan terjadi. Sebuah peristiwa yg menggambarkan betapa dekatnya hari kehancuran, hari kiamat. Karena itu, sebelum tiba hari ketika kita disibukan dgn bencana, sebelum tiba hari tak ada tmpt utk beribadah, dan sebelum tiba hari dimana amal kita tak lagi diterima, marilah kita tingkat ibadah kita. Kita tingkatkan amalan kita untuk mencari Ridho ALLah. Sungguh, GW merupakan suatu pertanda yg nyata bagi kita. Inilah hemat ku, tak lebih dari pandangan seorang hamba.
Nb : guys, bukan berarti teknologi itu gak boleh ya..