Sesungguhnya aku ini penakuT…

Syahdan seseorang pernah berkata :

“Sesungguhnya aku ini penakut, tapi ku manfaatkan sifat itu hanya untuk takut pada Allah.

Sesungguhnya aku ini cengeng, tapi hanya ku gunakan sifat itu untuk menangisi dosaku dan untuk menangisi ayat-ayat Allah.

Sesungguhnya aku ini egois dan sangat keras hati, tapi hanya ku gunakan keegoisanku untuk menolak kebathilan, dan kugunakan kerasnya hatiku untuk menolak yang munkar masuk ke dalam diriku.

Sesungguhnya aku ini pemalu, tapi hanya ku gunakan untuk malu pada Allah dan MalaikatNya.

Sesungguhnya aku ini pemarah, tapi amarah itu hanya akan ku gunakan jika aku melihat kebathilan.

Sesungguhnya aku ini pendiam, tapi pendiam ku itu ku gunakan agar aku tak riya’.

Sesungguhnya aku ini pencemas, tapi ku gunakan kecemasanku itu untuk ibadahku, sempurnakah?

Sesungguhnya aku ini cuek, tapi ku gunaka sifat cuek ku itu pada dunia, tak ku pedulikan dunia.

Sesungguhnya aku ini mudah dipengarui orang lain, tapi ku manfaatkan agar diriku bisa terpengaruh oleh sifat-sifat Rasul dan Sahabatnya R.A.

Sesunguhnya aku ini peLupa, tapi hanya ku Lupakan dunia“

Komentar bertahan »

GLobaL Warming Gak Bisa Di”STOP”kan!!

Mungkin judul tulisan yang ku buat ni amat bertolak belakang dengan tulisan2 kebanyakan, yang rata2 tulisan2 itu berisi tentang saran2, langkah2, slogan2, dan seruan2 untuk menghentikan global warming(GW). “stop GW!”, mungkin itulah kata2 yg paling sering kita dengar. Yah, menurut hemat ku sih, tu slogan salah. Kenapa?
Menurut hemat ku (yg ku kutip dr sebuah sumber), GW itu udah gak bisa dihentikan lagi. Yang kita bisa lakukan hanya menguranginya dan tak ikut ambil bagian(dalam arti gak ikut nyumbang gas rumah kaca). Pengurangan yang bisa kita lakukan itupun gak bakalan terlalu berarti. Sekali lagi, kenapa??
KLu diistilahin dgn idiom, kita semua ini sudah berada dalam lingkaran setan. Lingkaran yang terdiri pabrik2, konsumsi, kebutuhan rohani, emisi gas karbon, GW, dan yg terpenting adalah manusia. Secara sederhana, lingkaran setan itu dapat dijelaskan sebagai berikut :
Berawal dari manusia. Kita tahu manusia itu begitu serakah, tak pernah puas, dan mau enaknya saja, tanpa memikirkan dampaknya. Sifat manusia inilah yg menyebabkan berdirinya pabrik2 dan mal2. Dan juga menyebabkan lahirnya berbagai macam teknologi yang membutuhkan energi yang cukup besar. As we know, pabrik2, mal2, dan teknologi2 inilah yang merupakan penyumbang terbesar gas rumah kaca yang menyebabkan global warming. Pabrik2 kosmetik, pakaian, industri makanan, kertas, dll didirikan demi memenuhi kebutuhan manusia, padahal milyaran ton karbon yang disumbang oleh pabrik2 ini. Mal2 didirikan untuk memenuhi kesenangan manusia semata, padahal begitu besar energi yang dibutuhkan sebuah mal dan juga begitu besar pula gas CFC yg dihasilkannya. Milyaran kendaraan digunakan untuk transportasi, padahal begitu besarnya jumlah emisi gas karbon yg dihasikan knalpot kendaraan. Begitu banyaknya komputer, tv, ac, kulkas, dan buah teknologi lainnya yang diciptakan demi memenuhi kesenangan manusia semata, padahal semuanya itu membutuhkan energi yang sgt besar. Ironisnya, kini semuanya itu menjadi kebutuhan primer bagi kita. Menjadi sesuatu yg tak bisa lepas dari hidup kita.

Nah, jika kita ingin meng”stop”kan GW secara sungguh2 dan dgn sebenarnya, maka otomatis pabrik2, mal2, dan berbagai teknologi, termasuk kendaraan, harus ditutup dan ditiadakan. Karena mereka itulah penyebab langsung GW. Tapi masalahnya, bisa gak kita tanpa tu semua guys? Salah satu saja kita ambil, kendaraan contohnya. Bisa gak kita hidup tanpa kendaraan di zaman sekarang ini?Aq kira itu hal yg amat sulit.

Yap, jgn kan utk meniadakan itu semua, utk menguraninya saja masih ada yg menolaknya. Adalah AS yg menolak untuk meratifikasi protokol kyoto. Sebuah protokol yg isinya adalah perjanjian untuk mengurangi emisi karbon yg dihasilkan oleh pabrik2 industri. Sbgmn kita ketahui, AS adalah penyumbang gas rumah kaca terbesar di dunia. Alasannya sih jelas, AS gak mau rugi karena adanya pengurangan pada sektor industrinya. Gimana mo “STOP” GW kLu ngurangin aja gak mau?

Itulah lingkaran setan yg kumaksud di atas.

Jadi kesimpulannya yah itu tadi, GW gak bisa di”STOP”kan. GW akan terus berlangsung dan berbuntut pada hancurnya bumi kita ini.
Point penting dari tulisan ini terdapat disini.
Meskipun GW itu gak bisa di”STOP”kan dan meskipun bumi akan hancur. Tapi kita gak boleh pesimis karena itu. Tidaklah wajar seorang manusia bersikap pesimis atas sesuatu, apalagi ia muslim yg baik. Nah, ini nih langkah yg menurut hemat ku perlu kita ambil walaupun GW gak bisa di”STOP”kan.
1. Kurangi GW dan tunda kehancuran
meskipun kita gak bisa ngehentiin GW, tapi kita bisa menguranginya. Untuk apa toh dikurangi? Ya supaya kehancuran bumi ini datang sedikit terlambat. Tentunya kita semua mau anak2 dan cucu2 bisa merasakan keindahan bumi ini, bisa merasakan kedamaian di bumi ini. Caranya yah dgn gak ikut nyumbang gas rumah kaca ke alam. Mengenai langkah2nya baca artikelku “18 Langkah Kurangi Global Warming”.
2. Jangan merusak alam
Meskipun pada akhirna alam ini akan hancur, kita harus menyayangi dan memelihara alam ini, jgn sampai kita ikut bagian dalam penghancurannya. Sebagai seorang manusia, sebagai seorang muslim, dan sebagai seorang hamba, kita wajib memelihara alam yg telah diperuntukan utk kita ini. Baik itu memelihara tumbuhan, hewan, juga sumber daya yg ada padanya.
3. Kuatkan iman&tingkatkan ibadah
GW akan terus berjalan, dan kehancuran bumi ini sudah pst akan terjadi. Sebuah peristiwa yg menggambarkan betapa dekatnya hari kehancuran, hari kiamat. Karena itu, sebelum tiba hari ketika kita disibukan dgn bencana, sebelum tiba hari tak ada tmpt utk beribadah, dan sebelum tiba hari dimana amal kita tak lagi diterima, marilah kita tingkat ibadah kita. Kita tingkatkan amalan kita untuk mencari Ridho ALLah. Sungguh, GW merupakan suatu pertanda yg nyata bagi kita. Inilah hemat ku, tak lebih dari pandangan seorang hamba.

Nb : guys, bukan berarti teknologi itu gak boleh ya..

Komentar bertahan »

Perintah Rasulullah Untuk Menanam Pohon

Islam menganggap pertanian sebagai mata pencaharian yang halal, utama, dan barakah. Betapa tidak, sedangkan hasil pertanian tidak saja menjadi konsumsi manusia, namun juga hewan. Sementara Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadits dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah pernah bersabda :

” Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kemudian tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia ataupun binatang ternak, melainkan hal itu sudah termasuk sedekah darinya.”

Imam muslim juga meriwayatkan hadits dari Jabir bin Abdullah bahwasanya Rasulullah pernah bersabda :

Tidaklah seorang muslim menanam tanaman kecuali yang dimakan darinya merupakan sedekah, apa yang dicuri darinya merupakan sedekah, apa yang dimakan oleh binatang buas merupakan sedekah, apa yang dimakan oleh burung merupakan sedekah, dan apa yang diambil oleh orang lain juga merupakan sedekah.” dalam lafal lain : “…Merupakan sedekah sampai akhir kiamat”

Dari dua hadits di atas ada beberapa hal yang dapat kita petik :

1. Rasulullah menganjurkan kita untuk bercocok tanam dan memanfaatkan lahan-lahan pertanian untuk bercocok tanam.

2. Hasil cocok tanam tersebut merupakan sedekah bagi kita jika ada yang memakannya, sampai hari kiamat.

3. Pahala akan diterima oleh orang yang menanam maupun pemilik lahan.

Anjuran untuk menanam pohon, bercocok tanam, dan melakukan penghijauan bumi ini berlaku sampai hari kiamat. Selama seseorang masih memiliki nyawa ia masih diperintahkan untuk menanam pohon (lihat tulisan 2 kisah yang perlu diangat). Imam Bukhari dan Ahmad meriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda :

JIka kiamat terjadi dan salah seorang di antara kalian memegang bibit pohon kurma, lalu ia mampu menanamnya sebelum bangkit berdiri, hendakalah ia bergegas menanamnya.”

Juga sejalan dengan hadits Rasulullah :

“Tanamlah bibit pohon yang ada di tangan mu sekarang juga, meski besok kiamat. Allah akan tetap memperhitungkan pahalanya.”

Demikian besarnya perhatian Islam terhadap penanaman pohon dan penghijauan dunia.

Pada satu sisi, Islam memerintahkan umatnya untuk menanam pohon. Pada sisi lain, Islam juga melarang untuk menebang pohon tanpa adanya alasan yang benar. Dari Abu Dawud :

“Barang siapa yang menebang pepohonan, maka Allah akan mencelupkan kepalanya ke dalam neraka”

Begitulah perhatian Islam kepada pohon. Makhluk Allah yang sangat berguna. Bagaiman tidak, pohon merupakan salah satu senjata yang ampuh untuk mengurangi global warming. Satu pohon saja bisa menyerap 1 ton karbon selama hidupnya.

…Rabb kami, tiadalah engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci engkau, Maka peliharalah kami dari siksa api neraka” (Ali Imran 191)

Komentar bertahan »

2 Kisah yang Perlu Diingat

1. Kisah Al Faruq
Imam Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa khalifah Umar bin Khathab mendatangi sahabat Khuzaimah bin Tsabit yang tua renta. Umar bertanya : “kenapa engkau tidak menanami ladangmu?”
Khuzaimah menjawab, “aku sudah tua renta, dan sebentar lagi akan mati”
Mendengar jawaban itu, Umar mengancamnya, “aku bersumpah, engkau harus menanaminya.”
Umar pun membawa Khuzaimah ke ladang, dan membantunya menanami ladangnya.

2. Pesan Abdullah bin Salam
Diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwa Abdullah bin Salam pernah berpesan kepada Daud bin Abi Daud Al-Anshari :
“Jika engkau mendengar Dajjal telah keluar pada saat engkau tengah bercocok tanam, janganlah engkau tergesa-tergesa pergi. Tetaplah menanam dan mengurus tanamanmu, karena toh setelah Dajjal keluar pun manusia tetap hidup”

Demikianlah besarnya perhatian Islam terhadap penanaman pohon dan penghijauan dunia. Begitu mengagumkan melihat kesungguhan generasi sahabat dalam mengamalkanya.

Komentar bertahan »

18 Langkah Kurangi Global Warming!!

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk ambil alih dalam pengurangan global warming. Dimulai dari diri kita sendiri, keluarga, lingkungan, dan seterusnya. Salah satu hal yang dapat kita lakukan pada diri kita adalah dengan mengubah pola hidup kita yang berlebihan, yang secara tidak langsung hal tersebut menyebabkan global warming.
Berikut beberapa hal yang harus kita lakukan :
1. Matikan listrik jika tidak digunakan. Contohnya adalah charger hp. Meski listrik tak mengeluarkan emisi gas karbon, tapi pembangkit listrik pengguna bahan bakar fosil adalah penyumbang besar emisi karbon. Peralatan elektronik yang masih tercok, tapi sudah kita matikan, sama dengan memakai 10% energi ketika masih hidup.
2. Ganti bohlam ke jenis CFL sesuai daya listrik. Lampu ini lebih hemat listrik dan awet.
3. Bersihkan lampu. Debu bisa mengurangi penerangan hingga 5 %.
4. Stop AC! AC merupakan penghasil CFC, salah satu penyusun gas rumah kaca.
5. Tanam pohon dimana pun!
6. Jemur pakaian di luar. Mesin dryer salah satu penyumbang emisi karbon.
7. Gunakan sepeda, minimalisir penggunan kendaraan bermotor.
8. Gunakan kendaraan umum, untuk mengurangi polusi dan emisi karbon.
9. Hematlah kertas! Jika permintaan akan kertas berkurang, maka penebangan pohon akan berkurang.
10. Say no to plastic! Termasuk juga tas belanja plastik. Hampir semua sampah plastik menghasilkan gas berbahaya jika dibakar.
11. Hindari tanda terima ATM. Jika di Amerika saja menolak tanda terima ini, sama artinya menghemat kertas sepanjang 15 kali putaran bumi.
12. Kurangi durasi waktu mandi.
13. Matikan keran air saat gosok gigi.
14. Stop bungkus popcorn! Di Amerika menghabiskan 17 juta karton bungkus popcorn tiap tahunnya.
15. Ganti tisu dengan sapu tangan! Tisu juga berasal dari kayu/pohon.
16. Ganti google dengan Blackle! Blackle adalah situs pencari seperti google, namun memiliki background berwarna hitam. Situs yang berlatar hitam bisa mengehemat 750 megawatt-jam selama satu tahun.
17. Berpikirlah dua kali sebelum menekan tombol Ctrl+P
18. Hal yang paling penting adalah sebarkan ini ke orang lain.

Komentar (1) »

Buat yang g TW Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang pertama kali dicetuskan pada tahun 1972 sebenarnya merupakan rangkaian kegiatan lingkungan dari dua tahun sebelumnya ketika seorang senator Amerika Serikat Gaylord Nelson menyaksikan betapa kotor dan cemarnya bumi oleh ulah manusia, maka ia mengambil prakarsa bersama dengan LSM untuk mencurahkan satu hari bagi usaha penyelamatan bumi dari kerusakan. Pada tanggal 22 April 1970 Gaylord Nelson memproklamasikan Hari Bumi (Earth Day), sehingga tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day). Di Indonesia sendiri peringatan Hari Bumi tidak begitu banyak diketahui oleh masyarakat bila dibandingkan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni.

Secara prinsip tidak ada perbedaan antara Hari Bumi dan Hari Lingkungan, hanya saja sejarahnya yang berbeda. Hari Bumi diprakarsai oleh masyarakat dan diperingati terutama oleh LSM maupun organisasi yang berorientasi kepada pelestarian lingkungan hidup, sedangkan Hari Lingkungan didasarkan dari Konferensi PBB mengenai Lingkungan hidup yang diselenggarakan pada tanggal 5 Juni 1972 di Stockholm, sehingga tanggal konferensi tersebut ditetapkan sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Indonesia juga ikut terlibat dalam konferensi tersebut dengan hadirnya Prof. Emil Salim yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bappenas.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersifat lebih resmi dan diperingati oleh masyarakat dan pemerintah di seluruh dunia. Tujuan kedua peringatan hari tersebut adalah sama yaitu untuk menggugah kepedulian manusia dan masyarakat pada lingkungan hidup yang cenderung semakin rusak.

Di Indonesia sendiri Perayaan HLHS pada tahun 2005 bertema GREEN CITIES, PLAN FOR THE PLANET! (JADIKAN BUMI BERSIH DAN HIJAU!), bahkan pekan lingkungan perayaan ini dapat disimak di situs Kementerian Lingkungan Hidup.

Jadi… adakah kontribusi anda hari ini untuk lingkungan di sekitar anda?

Dikutip dari Blog milik Dudi Gunardi

http://dgk.or.id/archives/2005/06/05/hari-lingkungan-hidup-sedunia/

Komentar bertahan »

MUsiK ALam..

Begitu indah bagi siapaun untuk menikmati keindahan dan kehijauan alam, bermacam cara yang di lakukan orang-orang untuk menyatu dengan alam. Ada yang menganggap memancing sebagai salah satu aktifitas yang memberikan kita kesempatanuntuk berinteraksi dengan alam. Ada yang menganggap berjalan-jalan ditaman juga sebagai salah satu cara yang ampuh untuk menikmati alam ini. Ada juga yang menganggap piknik di padang rumput yang luas sebagi kenikmatan sendiri. Tapi… ini neh yang terbiLang agak aneh,

ada sebagian orang yang jika ingin menyatu dengan alam ia mendengarkan lagu-lagu/musik yang bernuansa alam. Lagu-lagu tersebut disebut sebg musik alam. Musik alam disebut-sebut sebagai musik yang menyatukan antara bunyi-bunyi alam ini dengan sebuah lagu. Contoh suara alam itu adalah suara angin yang semilir, sepoi, suara aliran air, suara kicauan, dll.

Berikut beberapa contoh Lagu (yang ku anggap) sebagai musik alam,

-Dear God Lagunya Avenged Sevenfold

-Wind OST naruto

-Under pressure Lgunya MCR feat The used

-Hitomi no Juyinin Lguna L’ar n ciel

Memang sih,, Liriknya g nymbung, tapi coba deh dgrin..dgrin waktu angin bertiup sepoi, waktu daun-daun pohon berbunyi krn bersentuhan, waktu yang kita lihat di depan kita hanya lah hijau rumput, dijamin bakaLAn indah bagt deh rsanya..

cb yah!!

Komentar bertahan »

Jangan Takut Melawan arus..

IngatLah..

Layang2 bisa terbang dan berjaya di atas sana justru karena melawan arus…

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.